Minahasa Utara

Menghadirkan BMKG Kunci Sukses Ajang LTF 2026

Tanggal: . Kategori Minut

kawanuasatu.com (Minut)-- Kesiapan panitia dengan menghadirkan tim dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menjadi salah satu kunci sukses ajang Likupang Tourism Festival (LTF) yang berlangsung sejak 21 sampai 23 Agustus 2026.

"Kami sebagai panitia mengingat pentingnya faktor safety dan security di venue LTF yang berada di pesisir pantai, maka kami berinisiatif untuk berkolaborasi langsung dengan BMKG Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus memantau kondisi cuaca, angin dan gelombang melalui control point yang ditempatkan di lokasi kegiatan,” ujar Ketua Panitia LTF Ray Dondokambey saat membacakan laporan di hari terahir kegiatan, Minggu.

Dondokambey mengatakan, pelaksanaan LTF tidak ada kendala dalam segi cuaca, sehingga LTF berjalan dengan baik.

"Saya menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan festival masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyelenggaraan, sekaligus terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, aparat keamanan, para sponsor, perangkat Desa Marinsow, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan LTF 2026.

Sementara Staff Oprasional BMKG M Resa mengatakan, untuk periode 21 sampai 23 Agustus 2026, berdasarkan data BMKG kondisi cuaca di sekitar perairan Minahasa Utara secara umum didominasi dengan cerah berawan hingga berawan.

"Jadi tinggi gelombangnya ini berada pada 1,4 hingga 1,9 meter, yang mana kondisi tertingginya diperkirakan terjadi pada tanggal 22 Agustus atau di hari kedua Iven LTF ini. Namun untuk kecepatan angin secara umum berada pada kecepatan 8 hingga 15 knot degan hembusan sesaat dapat lebih kuat," ujar Resa.

Resa menghimbau kepada masyarakat maupun pengunjung LTF, dapat memperhatikan kondisi laut dan informasi terbaru dari BMKG.

"Secara keseluruhan, iven LTF sejauh ini aman dan tidak ada gangguan yang mengganggu jalannya acara, karena informasi telah disampaikan melalui BMKG secara langsung dari lokasi, sehingga bisa lebih terkendali," ujar Resa.(MRT)

Share