Pemkab Minut Realisasi Program Presiden Revitalisasi Sarana Pendidikan
kawanuasatu.com (Minut)-- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Dinas Pendidikan, realisasi program Presiden RI dalam rangka revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan tahun 2026, salah satunya di SDN Tatelu, Kecamatan Dimembe.
Kepala SD Negeri Tatelu, Vivi Diane Worotitjan, M.Pd, Senin menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden RI Prabowo Subianto, atas program revitalisasi satuan pendidikan yang memberikan manfaat bagi SD Negeri Tatelu.
“Semoga dengan adanya bantuan renovasi sekolah ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di SD Negeri Tatelu. Dengan harapan anak-anak semakin giat belajar dan terus berprestasi sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Kepsek.
Dalam program revitalisasi tahun 2026, SD Negeri Tatelu mendapatkan sejumlah pekerjaan perbaikan dan peningkatan fasilitas. Pekerjaan tersebut meliputi renovasi lima ruang kelas dan tiga ruang laboratorium, rehabilitasi satu ruang perpustakaan, pembangunan tujuh unit MCK dan satu ruang UKS, serta pekerjaan penataan lingkungan sekolah.
Kepsek berharap, setelah seluruh pekerjaan revitalisasi rampung, kondisi sarana dan prasarana sekolah dapat semakin menunjang proses belajar mengajar dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Vivi juga menjelaskan, sebelum mendapatkan program revitalisasi tahun 2026, SD Negeri Tatelu pada 2024 lalu telah memperoleh pembangunan satu unit Ruang Kelas Baru (RKB) melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
Menurutnya, pembangunan RKB tersebut turut membantu memenuhi kebutuhan ruang belajar di sekolah. Namun, dengan adanya program revitalisasi tahun ini, sejumlah fasilitas lainnya yang telah lama membutuhkan perhatian kini dapat diperbaiki dan ditata secara lebih menyeluruh.
“Kurang lebih 15 tahun bangunan sekolah ini belum pernah dilakukan perbaikan atau renovasi,” ungkap Vivi.
Dimulainya pekerjaan revitalisasi ditandai dengan ibadah syukur dan pentahbisan proyek, yang dipimpin Pendeta Herry Wijaya, pimpinan GSJA.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Minut, Ir. Jofieta Supit, didampingi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras), Stenly Palit, sebagai bentuk dukungan dan komitmen dalam memastikan pelaksanaan program revitalisasi sarana pendidikan berjalan sesuai dengan tujuan, yakni menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan layak bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Turut hadir juga Ketua Komite SD Negeri Tatelu, Ivana Nelwan, Ketua P2SP Welly Paat, serta unsur terkait lainnya.(MRT)




