Empat Kecamatan di Minahasa Utara Terdampak Bencana
kawanuasatu.com (Minut)-- Empat Kecamatan di Minahasa Utara diantaranya Likupang Timur, Likupang Selatan, Likupang Barat dan Wori terdampak bencana alam, baik tanah longsor, banjir dan pohon tumbang.
Akibat bencana itu, pemerintah kabupaten Minahasa Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) gerak cepat sekaligus berhasil mendata lokasi terdampak bencana.
"Diharapkan warga agar mengantisipasi potensi bencana Hidrometeorologi (Banjir, Angin kencang, tanah longsor, angin puting beliung dll)," ujar Bupati Joune Ganda melalui Kepala Badan Bencana yang juga Sekertaris Daerah Ir Novly Wowiling.
Sama halnya dikatakan Kepala Pelaksana BPBD Theodore Lumingkewas, bahwa penanggulangan bencana adalah tangung jawab bersama, maka bantuan dan kerjasamanya mulai dari jaga, desa/kelurahan, kecamatan, perangkat daerah, semua stakeholder untuk mengambil peran dan tanggung jawab.
"Jika terjadi bencana segera menghubungi Call Center 112 (bebas biaya/gratis). Koordinasi dengan pihak terkait (TNI, POLRI, SAR, BMKG, PMI, RAPI, Relawan, dll) dalam kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana," ujar Lumingkewas.
Dia pun mengatakan agar warga kenali perubahan cuaca dan kondisi alam lingkungan di sekitar, guna mengurangi dampak yang ditimbulkan bila terjadi bencana alam secara tiba tiba.
"Bagi warga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan pinggiran pantai agar supaya tetap siaga/waspada. Bagi para nelayan agar lebih memperhatikan keadaan cuaca dan untuk sementara waktu tidak melaut serta memperhatikan tinggi gelombang. Bagi para petani yang melakukan aktifitas di kebun/ladang/sawah saat hujan untuk segera pulang agar terhindar dari petir dan angin kencang. Bagi masyarakat yang bermukim di daerah lereng/tebing, agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor," ujar Lumingkewas menghimbau.
Lumingkewas pun mengatakan agar berhati - hati dalam berkendara, karena curah hujan sangat tinggi mengaburkan pandangan dan jalanan licin.
"Saat ini pemerintah Kabupaten Minahasa Utara telah melakukan upaya penanggulangan di wilayah-wilayah terdampak bencana. Diharapkan kerjasama seluruh pihak, agar proses penanganan di lapangan dapat berjalan dengan baik. Pemkab Minut juga hingga kini telah memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak dan akan terus melakukan upaya penanggulangan hingga masa pemulihan," ujar Kalaksa Theodore Lumingkewas. (MRT)
