Desa Laikit Zero Stunting Dibawah Pemerintahan JG - KWL
kawanuasatu.com (Minut)-- Desa Laikit Kecamatan Dimembe "Zero" Stunting dibawah pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara Joune Ganda - Kevin W Lotulung.
Hukum Tua Desa Laikit, Frans R. Manua mengatakan, Pemerintah Desa Laikit, melalui Dapur CETUS JGKWL (Cepat Turunkan Stunting Jaga Generasi Kedepan Waspadalah Lanjutkan) dengan memberikan makanan bergizi kepada Balita Stunting.
"Kami berhasil menekan angka stunting di Desa Laikit sehingga tidak ada lagi kasus anak Stunting," ujar Hukum Tua.
Dengan demikian Kerja keras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., M.M., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H., menekan Stunting, Berhasil.
Dikatakan Hukum Tua, sebelumnya pada 2023 ada 5 kasus Stunting di Desa Laikit. Pemerintah desa terus berupaya menekan angka Stunting.
"Setelah 5 orang Balita Stunting ini diberikan makanan bergizi yang diolah sendiri oleh Kader TP PKK di Dapur Stunting yang ada di Desa Laikit, Dapur CETUS JGKWL (Cepat Turunkan Stunting Jaga Generasi Kedepan Waspadalah Lanjutkan), dengan menu lokal untuk Balita Stunting rekomendasi petugas gizi Puskesmas, telah berhasil menekan angka stunting hingga tidak ada lagi kasus stunting di Desa Laikit dan tidak ada lagi kasus stunting baru”, ujar Hukum Tua Frans R. Manua.
Hukum Tua mengatakan, Dapur CETUS JGKWL (Cepat Turunkan Stunting Jaga Generasi Kedepan Waspadalah Lanjutkan) memberikan Makanan Bergizi untuk Balita adalah upaya pencegahan, percepatan penurunan Stunting di Desa Laikit yang sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung. Program pencegahan serta penurunan angka stunting di Kabupaten Minahasa Utara untuk mewujudkan Kabupaten Minahasa Utara Hebat.
"Pemerintah Desa Laikit akan terus berupaya menekan angka stunting hingga tidak ada lagi kasus stunting baru, Desa Laikit Bebas Stunting, sehingga dapat mencapai target nasional Indonesia Emas 2045″, ujar Hukum Tua Frans R. Manua.(MRT)
