UMY Gandeng Disparbud Minut Penelitian Tata Kelola Pariwisata
kawanuasatu.com (Minut)-- Dosen Universitas Muhamadiyah Yokyakarta (UMY) dalam program Tridarma Perguruan Tinggi, gandeng Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Minut khusus darma memaparkan sekaligus melakukan penelitian terkait tata kelola pariwisata yang ada di Likupang.
"Ini penelitian tentang tata kelola pariwisata di Likupang khususnya dan Minahasa Utara pada umumnya, untuk mengetahui bagaimana kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, swasta dan masyarakat," ujar salah satu peneliti UMY Dosen Prov Dr H. M Ichsan MA, saat pemaparan kajian bersama Disparbud Minut, yang berlangsung di Hotel the Sentra, Selasa.
Prof mengatakan, pengembangan pariwisata tidak mungkin hanya dilakukan pemerintah, tapi harus melibatkan masyarakat, apalagi menciptakan iklim usaha yang besar harus melibatkan swasta.
"Oleh karena itu, sinergitas antara tiga stackholder ini, harus bisa terjalin dengan baik," kata Prof Ichsan.
Alasan melakukan penelitian tata kelola pariwisata di Likupang kata Prof Ichsan, karena Likupang merupakan salah satu yang ditetapkan sebagai destinasi pariwisata super prioritas.
"Jadi, pemerintah sudah punya keinginan untuk pengembangan pariwisata tidak hanya di Bunaken, Manado, tetapi perlu adanya destinasi alternatif yaitu di Likupang dan hal itu menurut kami menarik untuk penelitian atau kami kaji disini," kata Prof Ichsan.
Penelitian tata kelola pariwisata kata Prof Ichsan lebih di fokuskan kelembagaan dan bagaimana peran serta masyarakat.
"Jadi disini Partner kami di dinas Pariwisata dan nanti akan meluas ke masyarakat dan juga swasta sebagai pelaku wisata di Likupang dan Minahasa Utara," kata Ichsan menjelaskan.
Prof Ichsan mengakui ketertarikan dirinya bersama salah satu peneliti lainnya Dosen Dr M Zaenuri, MSi untuk melakukan kajian di Minahasa Utara lebih khusus di Likupang.
"Sejak dulu pariwisata Bunaken di Manado sudah menjadi icon tersendiri di Sulawesi Utara, bahkan sudah terkenal, nah tanpa mengabaikan itu, kita coba geser ke Likupang dan sangat baik sudah ada perkembangan dan kedepan akan lebih baik," ujar Prof Ichsan.
Prof Ichsan memberi masukan untuk pelaku wisata agar pola kolaborasi yang harmonis, tidak menyalahkan atau mencari kambing hitam siapa yang salah, tapi saling menerima menjalin kolaborasi antara stackholder demi kemajuan pariwisata Minahasa Utara.
Kadis Pariwisata Femmy Pangkerego dalam FGD mensuport kajian yang dilakukan oleh Prov Dr H. M Ichsan MA dan Dr M Zaenuri, MSi.(MRT)
