Bupati Minut Beri Tugas Kepada Dinas Pendidikan
kawanuasatu.com (Minut)-- Dalam rapat koordinasi dengan jajaran pengawas sekolah se Minut yang berlangsung di Pendopo kantor bupati, Kamis, Bupati Joune Ganda beri tugas penting kepada dinas pendidikan untuk menyelesaikan dua usulan dalam kurun waktu satu Minggu.
Ada dua tugas penting dari bupati untuk segera diselesaikan, pertama, bupati perintahkan Dinas Pendidikan bahas tunjangan kinerja bagi para pengawas sekolah untuk bisa dimasukan ke APBD Perubahan dan kedua bupati perintahkan Dinas pendidikan memberikan surat edaran untuk publikasikan anggaran dana BOS lewat baliho di setiap sekolah.
"Kita meminta untuk keterbukaan informasi dana BOS agar di publikasi melalui baliho di setiap sekolah dan akan disampaikan lewat surat edaran, diharapkan sebagai fungsi kontrol dari kita, masyarakat dan orang tua murid untuk penggunaan anggaran negara secaravtransparan," ujar Bupati.
Begitu juga dengan tunjangan kinerja para pengawas sekolah, Bupati menugaskan dinas pendidikan menghitung dan meminta kajian menyesuaikan dengan kabupaten/kota lain untuk jadi pertimbangan.
"Kita akan hitung untuk pengawas sekolah, kita minta kajian dulu berdasarkan komparasi beberapa kabupaten/kota dan apabila regulasinya tidak bermasalah, kita akan alokasikan dan kajian ini saya tugaskan Dinas pendidikan dan staff ahli Bupati melaksanakan," ujar Bupati.
Bupati dalam pertemuan dengan pengawas sekolah itu pun meminta saran dan masukan serta usulan terkait kinerja pengawas.
"Memang saya minta untuk dikumpulkan para pengawas sekolah, karena kita melakukan perubahan dalam proses pengusulan kepala sekolah, di mana Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui dinas terkait melibatkan rekomendasi dari para pengawas sekolah terhadap kepala sekolah yang diusulkan. Yang tidak direkomendasikan oleh pengawas sekolah tidak akan diakomodir sebagai kepala sekolah, ini adalah bentuk kepercayaan dari kami Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap fungsi pengawas sekolah bahwa pengawas sekolah memang harus betul-betul memberikan masukan yang terbaik lolos seleksi dari pengawas sekolah dulu baru bisa tetapkan dia sebagai kepala sekolah," ujar Bupati.
Namun demikian kata Bupati, satu sisi Kepala Sekolah yang diusulkan pengawas sekolah, dapat bertanggung jawab atas rekomendasinya.
"Dengan demikian, dari pengawas sekolah juga harus ikut mengawasi bertanggung jawab terhadap kinerja yang bersangkutan, sehingga saya harapkan bahwa metode yang baru yang kita terapkan ini akan meningkatkan kualitas kepala sekolah yang diharapkan meningkat, karena ada rekomendasi dari pengawas pengawas sekolah," ujar Bupati.
Bupati mengatakan, untuk fungsi pengawasannya itu harus ditingkatkan bukan hanya kepada kepala sekolah.
"Namanya pengawas sekolah, semua harus diawasi artinya setiap sekolah yang bermasalah termasuk kinerja pengawas, kinerja kepala sekolah bermasalah tentang pengelolaan dana BOS bermasalah, guru-guru yang ada di sekolah bermasalah pun harus diawasi. Tidak dilaporkan atau tidak segera dapat laporan dari pengawas sekolah, maka evaluasi terhadap pengawasan harus dipertimbangkan, karena kita berikan tanggung jawab yang besar tetapi kita minta juga ada pelaporan ada feedback," ujar Bupati menjelaskan.
Lewat pengawasan sekolah kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap peningkatan pendidikan dengan harapan akan meningkatkan sumber daya manusia.
"Makanya pengawas pengawas sekolah juga harus melaksanakan fungsi pengawasan dengan sebaik-baik, saling berkomunikasi baik dengan dinas pendidikan, berkomunikasi dengan dinas terkait maupun ke asisten, sehingga harus lebih bisa melakukan tugas dan fungsinya sebagai pengawas," ujar Bupati.
Bupati pun menekankan bila pemerintah kabupaten Minahasa Utara mandatory 20 persen dialokasikan dalam APBD pada sektor pendidikan.
"Untuk itu, dengan pengalokasian anggaran 20 persen itu, kegiatan harus terpenuhi, artinya, apa yang sudah harusnya direncanakan yang seharusnya sudah diprogramkan pasti tercampur dalam pembiayaan. Dibandingkan dengan dinas-dinas yang lain masih kurang, padahal fungsinya itu sangat sangat penting," ujar Bupati.
Untuk itulah, Bupati harus mengumpulkan para pengawas ini agar pengawas sekolah satu visi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
"Pertemuan kita pada sore hari ini, saya harapkan ada feedback dari pertemuan ini, kita ciptakan pelaporan yang lebih rutin supaya sekolah-sekolah terpantau dan lebih rajin," demikian bupati Minahasa Utara Joune Ganda.(MRT)
