Terkait Live Streaming, Lumanauw : Bisa Menonton Facebook
kawanuasatu.com (Minut)-- Polemik yang terjadi pasca tahapan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Minahasa Utara terkait putusnya koneksi live streaming di laman YouTube KPU Minahasa Utara disaat pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah Melky J Pangemanan - Christian Kamagi (MJP - CK), Ketua KPU Minut Hendra Lumanauw mengatakan dapat dilihat di facebook.
“Kalau ada kendala di Youtube, bisa menonton live di Facebook KPU Minut. Kami juga sudah mengkonfirmasi ke pihak EO terkait hal soal yang dimaksud, dan EO mengakui bahwa memang adanya kendala jaringan dalam penayangan di platform Youtube,” ujar Lumanauw.
Hendra Lumanauw menjelaskan, KPU Minut menayangkan Live Streaming di dua platform media sosial yakni Youtube dan Facebook. Namun pada saat penayangan pendaftaran Paslon MJP CK di Youtube, di luar sepengetahuan KPU rupanya ada yang terpotong.
"Ternyata hal itu setelah ditelusuri terjadi karena adanya banwitch dari Youtube yang indikasinya tidak stabil sehingga mengakibatkan putusnya penyiaran yang sedang berjalan di Youtube," kata Lumanauw menjelaskan.
Hendra menambahkan, tayangan yang lengkap juga bisa disaksikan di laman Facebook KPU Minahasa Utara karena disana tidak ada kendala dalam penayangan live streaming.
Lanjutnya, pastinya peristiwa ini bukan karena disengaja, apalagi muncul opini adanya keberpihakan KPU pada pasangan calon tertentu.
"Tidak ada niat dari Kami KPU Minut untuk menayangkan setengah-setengah dalam Live Streaming yang kami adakan,” ujar Lumanauw.
Ketua KPU Minut mengatakan, KPU Minut juga menyimpan Arsip seluruh rekaman secara utuh pada saat pendaftaran kedua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara.
"Kami meminta teman-teman media dapat menyajikan informasi berita ke publik yang objektiif dan mengedepankan prinsip asas penulisan coverboth side dalam menghadirkan berita. Melihat tren pemberitaan segelintir media terkait pendaftaran calon terkesan menyudutkan KPU Minut. Tapi tidak mengapa, kami tidak anti kritik. Namun ingin kami ingatkan kaidah dan asas pemberitaan harus terpenuhi dalam setiap pemberitaan," ujar Lumanauw salah satu Komisioner KPU yang memiliki latar belakang jurnalis .
Hendra menghimbau, polarisasi politik di masyarakat harus dijaga bersama agar itu tidak terjadi. Ia juga berharap media tidak menghadirkan informasi sepihak yang dapat memprovokasi masyarakat.
"Kita sejatinya menghadirkan kesejukan di masyarakat. Terima kasih kepada teman-teman pers yang terus mendukung kerja-kerja penyelenggara di Minahasa Utara demi sukses tahapan Penyelenggaraan Pilkada," ujar Lumanauw.(MRT)
