Dotulung Sampaikan Detail Penggunaan Anggaran Rp11 Milyar
kawanuasatu.com (Minut)-- Pjs Bupati Minahasa Utara Reza Dotulung sampaikan detail penggunaan anggaran Rp11 milyar lebih saat konfrensi pers di Atrium kantor bupati setempat, Jumat.
Perlu diketahui bersama kata Dotulung, atas sinergitas masyarakat dengan Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara, di tahun 2024 Pemkab Minut berhasil mendapat penghargaan berupa insentif fiskal senilai Rp11 miliar lebih atas kinerja penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan ekstrim, percepatan belanja daerah dan peningkatan produksi dalam negeri.
“Dana insentif fiskal Rp11 miliar lebih itu digunakan, pertama untuk pembangunan infrastruktur senilai Rp4 miliar, kemudian dukungan terhadap pembangunan ekonomi berupa santunan dana duka senilai Rp4,8 miliar, Rp1 miliar untuk penguatan pelayanan kesehatan dan Rp1 miliar untuk penguatan pelayanan pendidikan,” ujar Pjs. Bupati didampingi Kadis Kominfo Minut.
Dotulung mengatakan, insentif fiskal yang merupakan bantuan pemerintah pusat yang proses pengajuan pengusulan melalui penelitian Kementerian Keuangan itu, betul-betul dimanfaatkan krmbali ke masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memastikan setiap rupiah itu sampai kepada masyarakat. Semoga Minut semakin hebat, Sulut semakin tangguh. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sudah melakukan percepatan, hari ini saya sudah perintahkan Dinas Sosial jika berkas sudah lengkap hari ini juga bantuan santunan duka masuk ke rekening. Jika tidak ada kendala di kas daerah berarti sudah masuk ke rekening. Ada 1600 penerima, tetapi yang lengkap berkas hanya 1500,” kata Dotulung merinci.
Diketahui Pjs bupati Minut mendampingi Kaban Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Carla Sigarlaki di Polres Minut terkait laporan warga atas penggunaan anggaran Rp11 milyar lebih yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemkab setempat.
Dotulung juga menyampaikan bila anggaran tersebut tertata di perubahan 2024. Bahkan ada sejumlah infrastruktur dibangun.
“Semua kita bisa mengawasi 20 titik infrastruktur, pembangunan ekonomi berupa santunan duka, kesehatan kita bangun, puskesmas pembantu dan pendidikan kita bangun, taman kanak-kanak juga kita bangun. Kita sama-sama kawal agar terealisasikan sebelum akhir tahun 2024,” kata Dotulung,
Dotulung pun mengakui bila selang satu minggu, dirinya berpacu bersama seluruh kepala perangkat daerah. Bahkan Pjs. Bupati memerintahkan tidak ada yang keluar daerah, karena setelah proses perubahan tentunya proses realisasi dan monev.
“Untuk infrastruktur yaitu perbaikan jalan bisa diawasi dan dipantau masyarakat dari aplikasi Gercep yang dilaunching beberapa waktu lalu. Sebanyak 52 titik internet, 131 titik penerangan, 6 zebra cross, mitigasi pohon yang beresiko tumbang dan penguatan unit persampahan, pemasangan cctv di 12 titik rawan. Semua boleh berjalan karena sinergitas seluruh perangkat daerah,” ujar Dotulung.(MRT)




