Minahasa Utara

Masyarakat Minut Menanti Gebrakan Bupati Rolling Pejabat Disemua Tingkatan

Tanggal: . Kategori Minut

kawanuasatu.com (Minut)-- Masyarakat Minahasa Utara menanti gebrakan Bupati Joune J E Ganda melakukan rolling jabatan di semua tingkatan.

Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Minahasa Utara Novel Lotulung, Jumat mengatakan, sudah sewajarnya pak bupati melakukan penyegaran jabatan di lingkup pemerintah setempat, apalagi dari sisi aturan sudah memungkinkan.

"Kami mendukung kebijakan pemerintah di bawah pimpinan Bupati Joune Ganda untuk melakukan rolling jabatan lingkup pemerintah Minahasa Utara, mengingat setelah dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, notabene sudah lebih enam bulan kepemimpinan JG - KWL memungkinkan melakukan rolling jabatan,," ujar Lotulung.

Rolling jabatan kata Lotulung, perlu dilakukan mengingat ada sejumlah pejabat tidak sejalan dengan kebijakan pimpinan.

"Perlu adanya evaluasi jabatan baik di eselon dua, eselon tiga maupun eselon empat, sampai kepala Sekolah maupun Kepala Puskesmas, Lurah serta pejabat hukum tua, hal ini demi penyegaran pemerintahan JG - KWL," ujar Lotulung.

Hal sama dikatakan Aktivis Minahasa Utara Noris Tirajoh, yang mendukung adanya roling jabatan lingkup pemerintah setempat.

"Intinya roling jangan tergesa-gesa, lebih baik perlahan tapi selektif. Jangan sampai alasan yang punya rekam jejak buruk, sering bikin gaduh kemudian tetap terakomodir, maka akan timbul kesan bupati kurang selektif. Hal ini penting untuk menepis anggapan bahwa jual beli jabatan yang beredar saat lalu dan kini," ujar Tirajoh.

Tirajoh mengatakan, sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap pemerintahan JG & KWL agar roling pejabat yang tidak memiliki citra buruk di masa lalu.

 "Sebagai bentuk dukungan kami selaku masyarakat, saya minta bupati bersikap teliti sebelum melantik pejabat, apalagi memiliki citra buruk," ujar Tirajoh berharap.

Namun demikian, Sekretaris Daerah Novly Wowiling tak menampik akan ada roling di enam bulan kepemimpinan JG - KWL, tapi itu sifatnya bukan hal mendesak.

"Jadi, semua mengacu pada penilaian pimpinan terhadap kinerja atau kebutuhan menjawab kinerja, yang pada akhirnya ujungnya adalah masyarakat betul - betul akan terlayani," ujar Sekda menjelaskan.

Sekda mengatakan, untuk Pemkab Minahasa Utara roling jabatan bukan seperti yang dibayangkan banyak orang yaitu perombakan besar - besaran.

"Intinya, sampai kapan pun semua akan dinilai pimpinan dan penilaian itu ketika sudah Paripurna," ujar Sekda.(MRT)

Share