Tapada Dampingi Satgas Pangan Sulut Sidak Pasar Airmadidi
kawanuasatu.com (Minut)-- Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Utara Drs Simpesli M Tapada MSc, dampingi tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Sulut bersama Bulog, Sabtu, sidak pasar tradisional Airmadidi, pastikan Stok dan Harga Eceran Tertinggi (HET) terjaga.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melanjutkan upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dengan menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) harga beras di Pasar Tradisional Airmadidi dan sejumlah Toko Modern di wilayah Minahasa Utara.
"Sidak ini bertujuan utama untuk memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga beras di tingkat pengecer, terutama komoditas Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang didistribusikan oleh Bulog, Beras Medium dan Premium," ujar Kadis Tapada.
Tapada mengatakan, Sidak termasuk pengawasan tersebut dimulai sekitar pukul 11.30 WITA di Pasar Tradisional Airmadidi (tepatnya di Jalan Raya Manado, Bitung, Minahasa, Sarongsang).
"Ini merupakan sinergi lintas sektoral yang dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Sulut selaku Wakil Ketua Satgas Pangan Sulut. Turut serta dalam tim adalah perwakilan dari Perum Bulog Kanwil SulutGo, Dinas Pangan Provinsi Sulut, Dinas Perdagangan Provinsi Sulut, dan Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Utara," ujar Tapada.
Adapun Fokus Utama tim Satgas tersebut mencakup kepatuhan HET dan Verifikasi Takaran.
"Dalam kegiatan ini, tim Satgas Pangan secara langsung melakukan verifikasi harga jual dengan Memastikan harga beras, khususnya beras Premium, Medium dan SPHP, dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," ujar Tapada.
Selain itu kata Tapada, tim Satgas melakukan uji timbang/takaran, petugas secara teliti melakukan penimbangan ulang terhadap beberapa sampel kemasan beras di toko/kios untuk memastikan tidak ada kecurangan takaran yang merugikan konsumen. (Dalam pengecekan, tim sekaligus melakukan verifikasi terhadap berat kemasan beras 5 kg.
Sementara pengawasan stok Bulog, memastikan penyaluran beras SPHP dari Bulog berjalan lancar dan tersedia di pasar.
Adapun hasil temuan di Lapangan, berdasarkan hasil pemantauan dan interaksi langsung dengan pedagang di Pasar Airmadidi dan toko modern, tim Satgas Pangan mendapatkan temuan sebagai berikut:
Harga Terpantau Stabil: Secara umum, harga beras di wilayah Airmadidi terpantau stabil dan masih dalam batas kewajaran. Beberapa pedagang bahkan menyatakan harga cenderung stabil di pasar.
Ketersediaan Beras SPHP dari Bulog, Beras Medium dan Premium terpantau tersedia, dijual sesuai HET dan menjadi instrumen efektif dalam menahan gejolak harga pasar.
Verifikasi Takaran Aman: Meskipun terjadi pemeriksaan ketat terhadap takaran, tim mengimbau pedagang untuk selalu menjaga integritas berat kemasan.
Wadir Reskrimsus Polda Sulut menekankan bahwa pengawasan akan terus dilakukan. Pihaknya akan pantau pergerakan harga. Jika harga mulai terindikasi naik secara tidak wajar, pemerintah, melalui Satgas Pangan dan Bulog, akan segera turun tangan melakukan intervensi pasar untuk menjaga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Perwakilan Perum Bulog Kanwil SulutGo mengakui bahwa kolaborasi ini adalah bukti komitmen Bulog untuk mendukung stabilitas harga pangan nasional di daerah. Dia mengakuu bila stok sangat aman dan pihaknya siap menggelontorkan pasokan kapan pun diperlukan untuk meredam spekulasi harga.
TIm Satgas Dinas Perdagangan Provinsi Sulut dan Kabupaten Minut mengimbau seluruh pelaku usaha untuk tidak coba-coba memanfaatkan momentum kebutuhan akhir tahun dengan menimbun stok atau menjual di atas HET. Pihaknya meminta partisipasi aktif masyarakat. Jika menemukan adanya indikasi kecurangan takaran, penimbunan, atau penjualan jauh di atas HET, segera laporkan kepada Satgas Pangan terdekat. Kalau pun ditemukan indikasi tersebut, pihaknya tidak akan ragu menindak tegas bagi oknum yang terbukti melanggar hukum dan merugikan konsumen.(MRT)
