Busana Adat Di Upacara Hari Guru Nasional 2025 Minut
kawanuasatu.com (Minut)-- Sejumlah guru mengenakan busana adat di upacara memperingati Hari Guru Nasional 2025 yang berlangsung di lapangan upacara kantor bupati Minahasa Utara, Selasa.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Guru Nasional oleh Staf Khusus Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Dr Mohammad Muclas Rowi, sekaligus membacakan sambutan Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Di era digital dan dunia global, tugas guru semakin berat. Guru dihadapkan pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis, dimana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dinilai pada segi material," ujar Muhammad M Rowi.
Selain itu kata Rowi, dari berbagai tantangan baik sosial, budaya, moral, politik dan tuntutan masyarakat semakin tinggi dan apresiasi rendah, bahkan sebagian guru mengalami tekanan material, sosial, mental dan berhadapan dengan aparatur penegak hukum.
"Untuk itu, kondisi demikian harus diakhiri, guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa dihadapan para murid. Karena ada undang - undang yang mengatur hal tersebut," ujar Rowi.
Dalam sambutannya, Rowi berharap guru jadi figur inpiratif, mentor, teladan, orang tua maupun sahabat bagi para murid dalam suka maupun duka, serta tegar dalam berbagai permasalahan.
"Saya mengajak kepada guru untuk meluruskan niat, memperkuat motifasi dan meneguhkan jati diri. Saya menghimbau juga kepada masyarakat, orang tua dan semua pihak agar menghargai jerih payah guru. Sejatinya, tanggungjawab pendidikan yang utama adalah orang tua dan keluarga. Berilah kesempatan kepada para guru untuk membantu mendidik anak - anak dengan cara terbaik," ujar Rowi dalam sambutannya.
Di akhir sambutan, Rowi menyampaikan lima nasihat Presiden RI Prabowo Subianto untuk para murid yaitu belajarlah yang baik, cintai ayah dan ibu, hormati guru, rukun sesama teman dan cinta tanah air. Selamat hari Guru!! Guru Hebat Indonesia Kuat.
Dalam upacara hari Guru Nasional, dihadiri Asisten Satu Umbase Mayuntu mewakili Bupati Minahasa Utara, Kadis Pendidikan bersama jajaran, para pejabat serta peserta upacara dengan busana batik oleh para guru juga peserta Siswa/wi SMP.(MRT)
