Pemkab Minut Inisiasi Pembiayaan Melalui Pengembangan PAD
kawanuasatu.com (Minut)-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara inisiasi pembiayaan melalui pengembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam mengatasi pemotongan tranfer anggaran pusat ke daerah.
"Ketika ada pemotongan tranfer daerah dari pusat, salah satu cara untuk mencari sumber pembiayaan daerah, melalui PAD," ujar Asisten III Pemkab Minut Jossi Kawengian, usai rapat koordinasi bersama dinas terkait, Kamis.
Kawengian mengatakan, bersama dinas terkait telah mencari solusi agar pembiayaan daerah berjalan baik.
"Hal ini juga atas arahan pimpinan, bagaimana cara kita dalam mencari solusi terbaik dalam peningkatan PAD," ujar Kawengian.
Pemkab Minut kata Kawengian, akan mendata kembali setiap perusahaan yang proses izin awal bangunannya sesuai prosedur yang berlaku.
"Bersama dinas dan Badan terkait diantaranya Bapenda, PTSP, PUPR, Dinas Perhubungan, Satpol PP, DLH, kami tim akan berkolaborasi turun lapangan untuk mengecek setiap bangunan juga infrastruktur didalam perusahaan yang perizinan awal berbeda dengan kondisi bangunan saat ini," ujar Kawengian.
Menurut Kawengian, ketika terjadi perubahan bangunan dalam setiap perusahaan, tim akan mendorong untuk melakukan perizinan kembali terkait infrastruktur yang bertambah.
"Namun demikian, kondisi existing yang ada ketika tim turun lapangan masih sama ketika proses perizinan awal, itu tidak masalah. Yang akan di dorong ketika ada perubahan bangunan, juga penambahan infrastruktur, itu akan kami arahkan untuk melakukan proses perizinan. Namun demikian kami akan kooperatif demi menjaga konektifitas investor," ujar Kawengian.
Kawengian mengatakan, sesuai petunjuk Bupati, pemerintah selalu membantu setiap proses yang dijalankan para investor, sebagai bukti pelayanan publik.(MRT)
