Pesan Bupati Minut Kepada CPNS Usai Latsar
kawanuasatu.com (Minut)-- Ini pesan Bupati Minahasa Utara Dr Joune J E Ganda SE MAP MM MSi kepada 36 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup pemerintah setempat, usai Pelatihan Dasar (Latsar) yang berlangsung di Kampus Integritas BPSDMD Sulawesi Utara, Desa Watutumou, Minut, Jumat (8/5).
"Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menaruh harapan besar agar para lulusan ini menjadi motor penggerak atau agen perubahan yang membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani,' ujar Bupati berpesan.
Selain peningkatan kompetensi teknis kata bupati, aspek integritas tetap menjadi sorotan utama.
"Para aparatur diingatkan untuk menjunjung tinggi kejujuran, menjaga etika profesi, serta menjauhi segala bentuk penyimpangan yang dapat mencederai marwah institusi," ujar Bupati.
Nilai-nilai ini lanjutnya, harus menjadi kompas dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan, twrutama saat kembali ke unit kerja masing-masing.
"Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, para CPNS dituntut untuk tidak hanya bekerja secara rutinitas, tetapi juga berani berinovasi dan memanfaatkan teknologi demi menjawab ekspektasi masyarakat yang kian tinggi terhadap kualitas layanan pemerintah," ujarnya.
Latsar ini bukan sekadar formalitas administratif untuk mengubah status kepegawaian, tetapi lebih dari itu, pelatihan ini merupakan fondasi krusial untuk membentuk pola pikir, karakter dan budaya kerja ASN yang profesional serta berorientasi pada pelayanan publik.
"Keberhasilan menyelesaikan pelatihan dasar ini diharapkan menjadi modal kuat bagi para CPNS untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik di masa depan," ujar Bupati sambil menutup kegiatan Latsar CPNS 2026 Minahasa Utara.
Sebelumnya, Plt Kepala BKPSDM Minahasa Utara, Drs. Jossy C. Kawengian, MAP, memaparkan bahwa para peserta yang terdiri dari 21 laki-laki dan 15 perempuan, yang telah menjalani proses belajar selama 21 hari.
Kawengian yang juga Definitif Asisten III mengatakan, total 511 jam pelajaran ditempuh melalui metode klasikal maupun nonklasikal untuk mengasah profesionalisme mereka.
Selain itu, fokus utama Latsar adalah membangun karakter ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan pemahaman mendalam terkait nilai-nilai dasar bela negara.
Dalam laporannya Kawengian menambahkan bahwa kurikulum pelatihan telah disesuaikan dengan regulasi terbaru, yakni UU Nomor 20 Tahun 2023. Tujuannya agar para aparatur muda ini mampu beradaptasi dengan konsep 'smart governance' dan memiliki kompetensi sosial kultural yang kuat dalam melayani masyarakat.
Adapun seluruh biaya kegiatan ini dialokasikan melalui DPA BKPSDM Kabupaten Minahasa Utara tahun anggaran 2026.(MRT)
