Gerakan Ketahanan Pangan Petani Minut Panen Padi
kawanuasatu.com (Minut)-- Tunjang program pemerintah pusat dalam gerakan ketahanan pangan nasional sekaligus visi Bupati Minahasa Utara Dr Joune J E Ganda SE MAP MM MSi dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung SH MH, kelompok tani Gotong Royong Merut Desa Tatelu Rondor, Kecamatan Kauditan, Minut, menggelar panen raya padi sawah, Selasa.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Bertha L Katuuk MAP mengapresiasi capaian panen varietas Impari 32 tersebut.
"Keberhasilan hari ini merupakan buah dari sinergi yang erat antara para petani, tenaga penyuluh dan Pemerintah Daerah," ujar Katuuk.
Menurutnya, hasil memuaskan ini tidak datang begitu saja, melainkan berkat kolaborasi yang solid di lapangan.
"Kita bersama-sama berkomitmen membangun sektor pertanian yang tangguh demi kesejahteraan masyarakat," ujar Katuuk bangga.
Katuuk mengatakan, ketahanan pangan di wilayah Minahasa Utara, terus diperkuat melalui penerapan teknologi budidaya yang tepat serta edukasi yang berkesinambungan.
Dengan pendampingan intensif dari para penyuluh pertanian lanjut Katuuk, produktivitas lahan terus digenjot guna menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.
"Langkah strategis ini selaras dengan visi besar Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara untuk memajukan sektor agraris. Melalui Dinas Pertanian, pemerintah daerah konsisten mendorong transformasi pertanian agar semakin maju, mandiri dan berkelanjutan," ujar Katuuk menjelaskan.
Dia mengatakan, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan petani, Pemkab Minahasa Utara terus menyalurkan berbagai program stimulus. Dukungan ini diimplementasikan melalui penyediaan Sarana dan Prasarana (Sarpras) pertanian yang memadai dari proses hulu hingga hilir guna mempermudah kerja petani di lapangan.
"Lewat perpaduan antara kebijakan pemerintah, bimbingan teknis penyuluh, dan etos kerja petani yang tinggi, Kabupaten Minahasa Utara optimis mampu mendongkrak produksi beras secara nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai daerah lumbung pangan yang mandiri," ujar Katuuk.
Diketahui, panen raya padi sawah itu di atas lahan seluas kurang lebih satu hektare, melalui kerja keras kelompok tani Gotong Royong Merut Desa Tatelu Rondor.(MRT)
