Minahasa Utara

Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak Elnino

Tanggal: . Kategori Minut

kawanuasau.com (Minut)-- Apel gelar pasukan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD hingga Damkar dalam rangka tanggap darurat bencana dampak Elnino, yang berlangsung di Markas Besar Kepolisian Resor (Mapolres) Minahasa Utara, Selasa.

Bupati Minahasa Utara Dr Joune J E Ganda SE MAP MM MSi didaulat memimpin apel gelar pasukan, sekaligus membacakan sambutan Kapolda Sulawesi Utara.

"Hari ini kita menggelar apel bukan untuk menghadapi potensi, melainkan menghadapi realitas, karena berdasarkan ilmiah dari BMKG, wilayah kita telah resmi memasuki dampak Elnino dengan intensitas kuat hingga sangat kuat. Penurunan curah hujan yang drastis dibawah normal ini bukan sekedar urusan cuaca panas, melainkan sebuah ancaman berantai yang menargetkan ketahanan pangan, ketersediaan air bersih bagi rumah tangga serta fasilitas ekonomi bagi daerah kita," ujar Bupati dalam sambutan.

Dari ancaman itu kata Bupati, Presiden RI telah memberikan instruksi kepada pemerintah daerah untuk tetap siaga dan tanggap bencana Elnino.

"Sesuai instruksi Presiden, kita harus bergerak proaktif, kita tidak boleh bekerja didalam sekat - sekat, tetapi kita harus tanggap becana Elnino, menuntut kerja kolektif, cepat dan disiplin," ujar Bupati.

Dalam sambutan itu juga, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat dapat bersama mengenal setiap ancaman dampak bencana yang terjadi di sekitar wilayah.

"Melalui forum ini saya meminta untuk melaksanakan tiga langkah statis utama yang masif, yaitu pertama berantas titik api dan tidak berlakukan pembukaan lahan dengan menggunakan cara membakar hutan, kedua meningkatkan kesiapan personil dan pasukan pemantau titik panas dan ketiga aktifkan kembali satgas pangan dengan berkoordinasi pihak Bulog untuk mengamankan stok beras serta memastikan rantai distribusi logistik agar harga bahan pokok di pasar tetap stabil, managemen air bekerjasama dinas PU dan PDAM untuk mengawal ketat bolumi air untuk konsumsi warga sekaligus membangun sumur bor di titik kelangkaan. Bagi seluruh masyarakat, saya menghimbau menghemat penggunaan air dan saling menjaga lingkungan dari resiko kelalaian yang dapat memicu kebakaran," ujar Bupati.

Bupati mengatakan, ujian iklim ini sangat berat, namun dengan ketangguhan, gotong royong kita akan jauh lebih kuat.

"Mari kita kerahkan seluruh sumber daya, pegabdian dan komitmen kita demi memastikan seluruh warga di Sulawesi Utara termasuk yang ada di Minut, mampu menghadapi musim kering ini dengan aman, sehatbdan selamat," demikian sambutan Bupati Minut.

Sebelum apel gelar pasukan, Bupati yang didampingi Wakapolres Minut Kompol Thely Mawidingan, S.E memeriksa pasukan.(MRT)

Share