Polsek Kema Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
Minut (Kawanuasatu.com) – Kepolisian Sektor (Polsek) Kema yang dipimpin Kapolsek Iptu Munatsir bersama dengan Linmas Kecamatan Kema mengamankan warga Manado berinisial DS (52) yang memaksakan dirinya untuk memilih di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
DS tidak terima hanya diberi tiga kertas suara oleh petugas KPPS yakni Capres-Wapres, DPR RI dan DPD. Setelah diselidiki, ternyata pria ini memiliki saudara yang maju sebagai caleg di Minahasa Utara “Saya orang sini, orang tua dan saudara-saudara saya tinggal di Kema, kenapa saya tidak diberikan surat suara lengkap,” ujar DS dengan nada suara tinggi dan keras di bilik suara.
Menyaksikan perbuatan DS ini petugas KPPS langsung meminta petugas polisi dari Polsek Kema dan Linmas Kecamatan Kema untuk mengamankan pria tersebut sebelum melakukan aksi anarkis. Peristiwa ini merupakan simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang digelar Polsek Kema yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Munatsir Sabtu (23/3) di halaman Kantor Camat.
“simulasi ini sebagai persiapan pengamanan pelaksanaan Pilcaleg dan Pilpres-Wapres yang akan di gelar pada 17 April nanti. Hal ini merupakan perintah pimpinan yang dilaksanakan oleh Polsek Kema untuk mengenal karakter gangguan pelanggaran dan cara penanganan saat berlangsungnya pemilihan di TPS,” jelas Kapolsek Munatsir.
Ada 4 skenario pengamanan pelanggaran di TPS yang diamankan Polsek dan Linmas kecamatan Kema diantaranya, pemilih menggunakan kamera HP dan mendokumentasikan hasil coblosannya.
Sebelumnya telah berjalan dengan lancar gelar apel kesiapan pengamanan Pemilu yang melibatkan semua unsur antara lain, Koramil 1310-05 Kauditan, Para Hukum Tua, KPPS, PPK, Panwaslu Kecamatan, Linmas, Mahasiswa KKN IAIN, perangkat desa Kecamatan Kema dan sebagian warga masyarakat.
“Jauh sebelumnya, sejak beberapa bulan yang lalu sudah mengingatkan untuk tetap waspada dan mendukung sepenuhnya pesta demokrasi hingga bisa berjalan dengan aman dan lancar,” tukas Munatsir.
Munatsir juga mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada unsur pimpinan kecamatan dalam hal ini Camat Vilma Anthoni SH MH dan Danramil 1310-05 Kauditan Pelda Edy Kasenda, para hukum tua se-kecamtan Kema, serta stakeholder kecamatan lainnya yang sudah mendukung sepenuhnya pelaksanaan gelar apel pasukan pengamanan dan simulasi pengamanan di TPS.
“Seinergitas dari semua unsur di kecamatan Kema ini sangat penting dalam rangka pelaksanaan Pilcaleg dan Pilpres,” kunci Kapolsek Munatsir.
Ada 4 skenario pengamanan pelanggaran di TPS yang diamankan Polsek dan Linmas kecamatan Kema diantaranya, pemilih menggunakan kamera HP dan mendokumentasikan hasil coblosannya. (jo)




