Bupati Minut Sambut Kunjungan Menteri Kelautan Dan Perikanan
Minahasa Utara (kawanuasatu.com) - Bupati Minahasa Utara dan jajaran pemerintah setempat sambut kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan rombongan dalam kunjungan kerja terkait peningkatan budidaya industri perikanan air tawar, Selasa (18/2).
Kedatangan Menteri Prabowo di Minahasa Utara lebih mengedepankan kesejahteraan para petani tambak ikan air tawar demi keberlangsungan usaha.
"Kami bangga kedatangan pak Menteri, ini menandakan Minahasa Utara semakin terbuka dari sektor kelautan dan perikanan," ujar Bupati yang akrab disapa VAP.
Dia pun mengatakan, adanya topangan pemerintah pusat, memberikan dampak positif bagi daerah, bahkan semakin terbuka dati segi investasi.
"Kami akan selalu terbuka bagi para invetor yang memgembangkan usahanya di Minahasa Utara. Apalagi investor yang akan membangun pabrik, bahkan mereka akan mendapat bantuan tanpa agunan dari pemerintah," ujar Panambunan.
Namun demikian kata Bupati, setiap investor mengikuti aturan yang ada dan pasti menerima bahkan akan membantu secepatnya demi kesejahteraan masyarakat.
Sementara Menteri Edhy Prabowo saat berdiskusi dengan para petani mengatakan, isu sentral budidaya air tawar adalah pakan yang mahal.
"Mahalnya pakan karena memakan 80 persen dari ongkos produksi dan juga sumber benih. sumber benih ini akan kita bantu dengan bakal-bakal benih, juga akan dibantu dengan benih-benih unggul termasuk juga benih anakan," ujar Menteri
Namun demikian kata Menteri, pelaku perikanan air tawar harus kreatif dengan mengusahakan pakan mandiri.
"Pakan mandiri ini harus muncul dari pelaku budidaya itu sendiri. Karena mereka sebenarnya punya kemampuan untuk hal itu. Bahan baku untuk pembuatannya lima diantaranya ada di Sulawesi Utara, sementara hanya satu yang harus didatangkan dari Pulau Jawa,” ujar Prabowo.
Dia berharap, petani Minahasa Utara semakin kreatif dalam mengembangkan usahanya demi menciptakan kesejahteraan.(MRT/Adv).
