Minahasa Utara

Wakil Bupati Minut Resmikan Aplikasi Go Online Desa Koltem

Tanggal: . Kategori Minut

Minahasa Utara (ksc) -- Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut) Joppi Lengkong meresmikan meresmikan aplikasi "Go Online" desa Kolongan Tetempangan (Koltem), Kecamatan Kalawat yang pertama kali diterapkan di daerah setempat, Rabu.

“Inovasi ini patut mendapat apresiasi, sebab seharusnya dimulai dari kabupaten, kemudian ke desa. Tapi ini justru dimulai dari desa. Di era digital saat ini, kita pun harus menyesuaikan diri perubahan zaman. Sebab saat ini semua serba digital,” kata Lengkong. 

Lengkong juga mengapresiasi karya Glendy Wowoling ST MT yang membuat aplikasi ini. 

“Suatu kebanggaan sebab ilmu yang didapat digunakan untuk membangun dan memajukan desa. Kedepannya diharapkan aplikasi ini akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan,” tandasnya.

Sementara tokoh masyarakat Minut, Drs Sompie F Singal MBA berharap adanya aplikasi ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan. 

“Dengan aplikasi ini, diharapkan masyarakat akan semakin cepat dan tepat mendapatkan pelayanan dari pemerintah desa,” tukas mantan Bupati Minut ini seraya mengapresiasi karya Glendy yang menerapkan ilmu yang sudah diperolehnya untuk memajukan kampung halaman.

Hukum Tua Desa Koltem, Demas Kasegel mengatakan, inovasi ini tak lepas dari peran dan ide tokoh masyarakat, Drs Denny Wowiling MSi yang juga adalah mantan Ketua BPD Desa Koltem. 

“Hal ini tak lepas dari kerja keras pemerintah, BPD dan masyarakat serta dukungan dari Pak Denny Wowiling. Kami berharap ke depannya Desa Koltem akan semakin maju,” kata Kasegel.

Ditambahkan Ketua DPD, Fredy Sirap, dengan penerapan aplikasi ini Desa Koltem bakal menjadi desa digital pertama di Minut bahkan di Sulut.

Terpisah, Glendly secara singkat menjelaskan bahwa dengan aplikasi ini, masyarakat yang sudah terdata dapat secara online mengurus berbagai keperluan di Kantor Desa. 

“Saat ini masih dalam masa transisi dari manual ke digital dan sementara disosialisasikan oleh perangkat desa,” kata dia.(MRT)

Share