Wellem Katuuk Reses Di Likupang Satu
Minahasa Utara (ksc) -- Ketua PKP Indonesia yang juga anggota DPRD Minahasa Utara Wellrm Katuuk gelar reses Masa Persidangan II Tahun Sidang II Tahun 2021 di desa Likupang Satu Kecamatan Likupang Timur, Minggu.
Katuuk mengatakan, reses ini suatu kegiatan untuk saling menyumbangkan pemikiran - pemikiran apa saja untuk kemajuan desa.
"Dari sinilah kita saling bertatap muka sekaligus bagaimana menyerap aspirasi dari masyarakat untuk dibawakan ke tingkat kabupaten agar bisa ditetapkan dalam program-program kerja di pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara," ujar Katuuk.
Dia pun mengatakan, selaku anggota DPRD yang menjalankan fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan, akan berusaha meneruskan semua usulan dari masyarakat ke pemerintah, agar boleh dimasukan dalam progran pemerintah demi pembangunan khusunya di desa Likupang satu, Kecamatan Likupang timur.
"Seiring waktu berjalan dimana Likupang semakin dikenal lewat pariwisata hingga tingkat nasional bahkan ditetapkannya sebagai kawasan ekonomi khusus pariwisata, yang tentunya begitu banyak anggaran juga dari pemerintah pusat yang akan turun,, sehingga saya meminta agar masyarakat menunjang pembangunan daerah dimana kita harus mengimbangi dengan program-program yang ada di desa," ujar Katuuk.
Adapun usulan masyarakat desa Likupang satu, meminta agar drainase juga jalan perkebunan untuk dibangun agar tidak terjadi kendala bahkan tingkat perekonomian di desa berjalan baik.
Pun demikian warga Likupang satu mempertanyakan sampah rumahan tidak terakomodir oleh kendaraan sampah maupun tempat pembuangan, sehingga banyak sampah berserakan dan tidak menjadikan sungai sebagai tempat buang sampah.
Menyikapi hal itu, Welem Katuuk mengatakan, siap menampung aspirasi dan semua hal adalah menjadi prooritas, bahkan akan segera membawa aspirasi ini untuk dibahas untuk ditindaklanjutu pemerintah.
Hadir dalam reses, Hukum Tua Desa Likupang, Satu, Decky Sumakul, Sekretaris Desa Dina Kadodosan, Sekretaris Camat Lian Papia dan segenap tokoh masyarakat juga tokoh agama dan sejumlah masyarakat.
Kegiatan reses mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak serta mencuci tangan.(MRT)
