Minahasa Utara

FPJI - Forjubir Kolaborasi Dengan PMI Gelar Donor Darah

Tanggal: . Kategori Minut

Minahasa Utara (ksc) -- Forum Perempuan Jurnalis Indonesia (FPJI) Sulawesi Utara bekerjasama Forum Jurnalis Biro (Forjubir) Minahasa Utara kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Minut gelar donor darah yang terpusat di gedung TP PKK kabupaten setempat, Selasa.

Donor darah tersebut dalam rangka memperingati hari lahirnya tokoh perempuan asal Minahasa Maria Walanda Maramis sebagai pahlawan nasional, sekaligus diskusi tentang sejarah tokoh Karema, juga pesona kain batik lokal Sulut dan peran pers dalam mensosialisasikan pentingnya donor darah, dengan menghadirkan sejumlah narasumber dalam mengisi acara, disertai penyerahan bingkisan dari sponsor bagi para pendonor.

"Ini merupakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilakukan FPJI Sulut bekerjasama Forjubir Minut dalam rangka memenuhi kebutuhan darah melalui PMI Minut," ujar Grace Wakari selaku Panitia kegiatan donor darah.

Kegiatan donor darah ini kata Wakari, sebagai wujud kepedulian insan pers dalam hal kmembantu ketersediaan darah terutama bagi yang membutuhkan darah.

Ketua Forjubir Minahaaa Utara Joel Poluto mengatakan, kegiatan donor darah sangat penting demi pemenuhan kebutuhan darah.

"Peran pers penting dalam mensosialisasikan pentingnya melakukan donor darah, selain misi kemanusiaan, dengan mendonor darah akan memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh," ujar Poluto.

Sementara Sekretaris PMI Minut Melky Mewengkang memberi apresiasi terhadap insan pers di Minahasa Utara yang telah mengambil bagian dalam kegiatan donor darah.

"Peran pers dalam kegiatan donor darah sangat penting dalam mensosialisasikan kepada masyarakat akan manfaat melakukan donor darah," ujar Mewengkang.

Dia mengatakan, kantong darah di PMI Minut setiap bulan kurang lebih 150 kantong lewat relawan pendonor.

"Meski demikian, jumlah itu masih akan dilakukan pemeriksaan lewat laboratorium untuk kelayakan darah. Jadi, tidak serta merta darah tersebut layak dipakai oleh yang membutuhkan, tapi harus disesuaikan dulu," ujar Mewengkang.

Mewengkang berharap, kegiatan donor darah terus dilakukan demi ketersediaan darah untuk membantu pasien yang membutuhkan.(MRT)

Share