Minahasa Utara

Kejari Minut Diminta Usut Dugaan Penyelewengan Anggaran Di Diskominfo

Tanggal: . Kategori Minut

Minahasa Utara (ksc) -- Insan pers yang kesehariannya meliput di wilayah Minahasa Utara mendesak agar Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, mengusut dugaan penyelewengan anggaran untuk pekerjaan fisik maupun dan media yang ditata di Dinas Komunikasi dan informatika.

Ketua Forjubir Minahasa Utara Joel Poluto, Selasa mengatakan, ada indikasi penyelewengan anggaran di dinas Kominfo dan kami meminta Kejari Minut mengusut tuntas.

"Kinerja Kominfo tidak becus dan ada indikasi penyelewengan di Diskominfo, bahkan kami menduga ada konspirasi dibalik anggaran pekerjaan fisik di Dinas tersebut bahkan dana media yang melibatkan Kepala Dinas Theodore Lumingkewas," ujar Poluto saat menggelar aksi damai sejumlah insan pers di halaman kantor Kejari Minut.

Sebelumnya, aksi damai insan pers dilakukan didepan kantor Bupati Minahaaa Utara yang menuntut agar Kadis Kominfo di copot dari jabatannya.

"Kami minta kepada Bupati Minahasa Utara untuk mencopot Kadis Kominfo Theodore Lumingkewas. Kami menilai pak Theodore Lumingkewas tidak mampu mengelola Dinas yang di pimpinnya, banyak hal yang dianggap tidak manusiawi dalam menata anggaran di dinas Kominfo terutama dana media," ujar Poluto dalam orasi damai bersama insan pers.

Hal sama pun dilontarkan Nando Adam dalam orasinya didepan kantor Bupati Minut, dia meminta Bupati Minahasa Utara komitmen dengan pernyataan yang disampaikan.

"Apa yang dikatakan Bupati Joune Ganda sebelumnya, kiranya ditegaskan dengan mencopot Kadis Kominfo, karena tidak mengindahkan perintah pak Bupati. Kami tidak ingin bermitra lagi dengan dinas kominfo sebelum jabatannya di copot. Bahkan dinas kominfo dianggap ingin memecahbelahkan insan pers dengan pemerintah sebagai mitra dalam menunjang visi misi Bupati dan wakil bupati, apalagi Minahasa Utara sebagai daerah revolusi mental," ujar Nando Adam.

Insan pers Minahasa Utara pun berkomitmen untuk menggelar aksi damai sampai Dinaskominfo di copot dari jabatannya.

Kepala Satpol PP dan Damkar Robby Parengkuan saat menerima aksi damai insan pers Minut mengatakan, aspirasi akan disampaikan ke Bupati Minahasa Utara.

"Saya tidak bisa memberikan keputusan, namun tujuan dari teman - teman pers akan disampaikan ke bapak Bupati, nanti semua aspirasinya akan dilaporkan," ujar Parengkuan.

Sementara Sekda Minut Rivino Dondokambey usai menggelar aksi damai menyampaikan keperihatinannya atas polemik yang terjadi di Kominfo terkait anggaran media.

"Pastinya apa yang pak Bupati sampaikan agar menyelesaikan segala proses, harus dijalankan oleh dinas Kominfo dan memang pak Bupati telah memberi tenggang waktu sampai hari ini. Selanjutnya kita tunggu saja," ujar Dondokambey.(MRT)

Share