Bupati Ajak Warga Hidup Rukun Setelah Kima Bajo Jadi Kampung Pancasila
Minahasa Utara (ksc)-- Bupati Minahasa Utara Joune Ganda beri apresiasi sekaligus mengajak warga lestarikan hidup rukun dan damai setelah Desa Kima Bajo Kecamatan Wor di daulat jadi kampung Pancasila.
Bupati Joune Ganda, Senin mengatakan, ditetapkannya Desa Kima Bajo sebagai Kampung Pancasila merupakan suatu bukti dan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain, masyarakat Minut bisa hidup rukun dan damai meski ada perbedaan Suku, Agama dan Ras.
"Ini menunjukan kalau kita di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), khususnya di Kabupaten Minut bisa hidup berdampingan dalam damai meski ada perbedaan Suku, Agama dan Ras," ujar Bupati.
Dengan ditetapkannya Desa Kima Bajo sebagai Kampung Pancasila, juga menjadi momen mengajak masyarakat khususnya generasi muda dalam mengimplemetasikan nilai pasncasila dalam kehidupan setiap hari.
"Pancasila sebagai dasar negara mengajarkan agar warga negara bisa hidup saling menghargai, meskipun ada perbedaan suku, agama maupun ras. Mari pertahankan hidup rukun dan damai, sebagaimana yang sudah dilestarikan para orang tua kita," tukas Joune Ganda.
Diketahui, Program Kampung Pancasila ini diinisiasi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) untuk dilanjutkan hingga kesatuan bawah, dalam hal ini Danramil 1309-05 Minut.(MRT)
