Macet warnai pengucapan Minahasa
Manado Racing Star - Budaya macet saat perayaan pengucapan sepertinya sudah menjadi tradisi tahunan bagi daerah yang merayakannya, seperti halnya pengucapan syukur di wilayah Minahasa dan daerah sekitarnya.
Pengucapan syukur itupun sebagai ajang pertemuan antara sanak saudara dan kerabat dekat, tak terkecuali masyarakat umum lainnya.
Jalur utama Airmadidi menuju Tondano macet total hingga ke arah Tomohon - Langowan.
Biasanya jarak tempuh dari Aimadidi, Minahasa Utara ke Tondano mencapai satu jam, kni harus dilalui hampir tiga jam, akibat padatnya kendaraan yang melalui jalur tersebut.
Masyarakat berpendampat, sempitnya jalan berbanding terbalik dengan jumlah kendaraan yang semakin banyak, sehingga ketidak seimbangan itu yang menyebabkan kemacetan.
"Pemerintah kiranya dapat memperhatikan infrastruktur jalan dengan memperlebar, sehingga meminimalisir kmacetan, khususnya jalur Airmadidi Tondano," kata Billy masyarakat Tondano.
Dengan demikian kata Billy, saat ada acara besar lagi tidak akan mengalami kemacetan.
Pun halnya kendaraan berukuran besar seperti truck kata Billy, sudah bisa melaluinya.
"Kalau untuk saat ini, truck berukuran besar tidak boleh melalui jalur Airmadidi Tondano, karena struktur jalannya tidak memadai," katanya.
Yang pasti kata dia, kendalla dan sumber kemacetan hamya infrastruktur jalan.
"Apa yang menjadi harapan warga, dapat diperhatikan oleh pemerintah dan instansi berkompeten lainnya," ujarnya.
