Sembilan Rider Moge Tahlukkan Jalur "Neraka" Sulawesi
RSR Manado (10/8) - Sembilan rider Motor Gede (Moge) bertajuk Indonesia Emas (Inamas) Touring Adventure dari jawa takhlukkan jalur "Neraka" Sulawesi mengambil star dari Makassar, Sulawesi Selatan dan finish di Manado, Sulawesi Utara, pekan lalu.
Pimpinan rombongan Ary Ginanjar selaku Pendiri Inamas saat di Manado pekan lalu mengatakan, ini kami sebut jalur neraka karena jalan tersebut sangat ekstrim.
"Jalur "neraka" tersebut melalui Daerah Makale - Rembon - Bituang - Pandingoi -Mawai - Timbaan - Pasapa - Lobonan - Lambanan - Ranterante - Mamasa," ujar Ary.
Dia mengatakan, ada pesan moral juga sosial kemasyarakatan yang mereka petik dari touring adventure Inamas tersebut.
"Diantaranya jalan pemghubung antar desa tersebut sangat memperihatinkan sehingga roda ekonomi masyarakat setempat lambat bergerak akibat jalan tersebut. Kesehatan masyarakat tidak menjamin dengan banyaknya rumah penduduk yang terbilang dibawah garis kemiskinan dan banyak lagi yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata," ujar dia.
Dia berharap kedepan jalur tersebut dapat disentuh oleh pemerintah guna menunjang kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
Disisi lain, touring Inamas Adventure itu pun menurut "Captain Road" om Apih sangat mengesankan dan penuh sensasi.
"Suka duka saat melalui jalur tersebut namun secara garis besar kami sangat menikmatinya," ujar om Apih yang sudah malang melintang di dunia touring hingga keberapa provinsi ini.
Om Apih pun secara blakkan mengungkapkan bilamana jalur tersebut sangat menarik untuk dilalui.
"Kami sangat bersemangat pada awalnya dengan keindahan alam disisi-sisi jalur, namun lama kelamaan setelah menemukan jalur "neraka" itu, kami sempat ilang semangat, bahkan dari 11 rider yang sebelumnya bersama-sama akhirnya tinggal sembilan rider dapat finish di Manado, dimana kedua rider lainnya cedera hingga tak mampu melanjutkan perjalanan," kata om Apih.
Om Apih bersyukur meski mendapat kendala selama di jalur "neraka" itu, sampai motor yang rata-rata ber cc diatas 800 hingga 1200 itupun sampai jatuh bangun saat melewati jalan tersebut tapi sesuai komitmen mampu finish ditempat tujuan.
"Alhamdulilah kami akhirnya bisa finiss di Manado dengan tidak kurang suatu apapun. Sangat lelah tapi sangat menikmati. Bahkan kami memberi apresiasi bagi peserta touring mampu melewati jalur itu akan mendapat pin dari Inamas," ujar om Apih.
Om Apih pun mengakui bila daerah yang dilalui memiliki potensi besar dari berbagai segi ekonomi, tapi akan tersendat kalau jalurnya tidak diperbaiki.
Adapun jenis Moge tersebut diantaranya enam Versya 600 cc, Satu Versys 1000 cc, BMW 1200, KTM 1200 cc dan Ducati 1200 cc.
So, Bravo Otomotif!!!
