Joune Ganda Menghadiri Sarasehan PSSI-se Indonesia
kawanuasatu.com (Jakarta) -- Ketua Asprov PSSI Sulut Joune Ganda, menghadiri sarasehan PSSI se- Indonesia di pimpin langsung Ketua Umum PSSI Erick Tohir, berlangsung di Le Meridien Jakarta JI. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (10/3).
Bupati Minut Joune Ganda dalam sarasehan PSSI se-- Indonesia mengungkapkan, untuk Asprov Sulut mengusulkan 3 point. Point pertama perihal PSSI harus memikirkan cara yang terbaik berkaitan tidak digelarnya putaran nasional piala soeratin.
"Tujuannya tidak mematikan semangat berkompetisi bagi klub, yang telah berkompetisi di piala soeratin putaran provinsi," ujar Ketua PSSI Sulut.
Point kedua perihal nominal pelaksanaan kursus demi meningkatkan sumber daya manusia disepakbola. Karena selama ini biaya untuk melaksanakan kursus sangat besar dan sering kali pelaksana didaerah terkendala dengan besarnya biaya.
Point ketiga perihal format kompetisi untuk Pra PON, berdasar pada jumlah provinsi, sudah seharusnya PSSI sebagai technical delegate menyiapakan konsep kompetisi terbaru untuk menambah jumlah peserta di PON melalui hasil kompetisi di Pra PON.
Sementara Sekretaris PSSI Sulut Rachman Bachmid mengungkapkan bahwa usulan usulan yang diajukan sudah mempertimbangkan setiap usulan dalam sarahsehan yang di persiapkan oleh peserta lainya.
Ketua Umum PSSI Erick Tohir dalam sarasehan menekankan agar Asprov yang ada di daerah masing - masing, meningkatkan pembinaan kepada atlit sepakbola.
"Sarasehan ini penting karena di bawah Asprov itu ada yang namanya pembinaan, sehingga perlu untuk mendengar apa permasalahan sepak bola yang ada di provinsi seperti Piala Soeratin, Piala Pertiwi, semua nanti dibahas lewat pembentukan kelompok anggota komite eksekutif (exco) “, ungkap Erick dalam acara tersebut.
Sarasehan tersebut membahas rencana bergulirnya kembali kompetisi Liga 2 dan Liga 3 setelah Liga 1 2022-2023 usai, kerja sama pengembangan sepak bola nasional bersama federasi negara lain yang lebih maju sepak bolanya, serta langkah-langkah lain dalam mencapai target peringkat 50 besar FIFA pada 2045.
Sarahsehan bersama seluruh ketua asprov digelar untuk mendapatkan masukan guna perbaikan sepak bola nasional. Pada sarasehan sebelumnya, PSSI bertemu dengan pemilik klub Liga 1 dan 2, kali ini sarasehan dihadiri asosiasi provinsi di seluruh Indonesia agar bisa menjalankan program dan membuat berbagai terobosan untuk perbaikan sepak bola yang berkelanjutan.(MRT/Humas Pemkab Minut)




