Termotifasi Merangkul Pembalap Liar
Christian Egam SSos : Nama Christian Egam bagi kalangan otomotif Sulut memang tak asing lagi ditelinga, dari sosoknya yang begitu ramah ketika berhadapan dengan orang lain kala menyambanginya , seakan memberikan daya pikat tersendiri dan kesan baik.
Tak hanya itu saja, totalitas dan professional dalam setiap aktifitas serta tugas dan tanggungjawabnya, telah memberikan bukti nyata bila dirinya bahkan disegani oleh rekan-rekan juga tempat dimana dia bernaung.
Dari sikap yang ditunjukkan itupun dirinya dipercayakan memegang jabatan penting di Kantor Distrik Navigasi Kelas I Bitung.
Meski sibuk dengan pekerjaannya, namun ada kerinduan bagi Christian Egam untuk mengembagkan dunia otomotif khususnya bagi pembalap-pembalap untuk berprestasi, karena saat inipun dia dipercayakan memangku jabatan di Ikatan Motor Indonesia IMI Sulut sebagai Komisi Roda Dua dimana jabatan tersebut telah dilakoninya sejak 2004 hingga 2012.
Sejak itupun meski berprofesi ganda di dua dunia berbeda, yang satunya bekerja di area laut dan satunya di daratan, hari demi hari dalam aktifitas di IMI Sulut, Egam pun akhirnya menyandang Licensi Nasional untuk tiga kategori sebagai pimpinan lomba diantaranya balap motor, motocross dan grasstrack.
Pada PON 2008 di Samarinda dan PON di Riau untuk cabang olahraga balap motor, Egam dipercayakan menjadi pelatih.
Bagi Egam kecintaannya pada dunia otomotif termotifasi untuk merangkul pembalap liar agar mendapatkan hal positif.
Egam yang beristrikan Deetje Silangen dengan dikaruniakan dua anak yaitu Tifanny egam mantan Paskibraka Kota Bitung 2011 dan Jeremia Egam itupun mengawali karir di dunia otomotif dari melakoni sebagai pembalap dragrace.
Karir demi karir itupun seakan dirinya tak mau lepas yang namanya otomotif, sehingga sampai mengakhiri masa jabatannya sebagai pembalap, sehingga niat dan motifasi untuk balapan terus dilakukan meski hanya sebagai perantara lewat kepengurusan di IMI Sulut.
“Karena begitu cinta pada otomotif akhirnya saya masuk dalam kepengurusan IMI Sulut,” ujar Egam yang saat ini juga dipercayakan memegang jabatan sebagai Panglima Devisi Bela Negara dalam organisasi Brigade Manguni Indonesia.
Egam berharap ada generasi muda berprestasi mampu memberikan karya nyata untuk kemajuan dan eksistensi dunia otomotif khusus untuk balapan.(*)
