Keluarga Korban Minta Usut Tuntas Kasus Perdagangan Manusia Di Halmahera
kawanuasatu.com (Minut)-- Keluarga korban minta usut tuntas dugaan kasus perdagangan manusia yang menimpa anak nya di Halmahera.
"Saya minta agar kasus yang menimpa anak saya di usut sebenar - benar nya, karena kasus ini sudah ditangani sejak Oktober 2024 tapi hingga saat ini belum selesai," ujar Livia Rantung ibu dari korban perdagangan Manusia di Halmahera, Rabu.
Livia Rantung mengakui dampak yang terjadi pada keluarganya sangat besar karena menyangkut masa depan anaknya.
Bahkan penangan kasus yang belum selesai itu membuat orang tua korban asal Luan Tondano Timur, Minahasa, Sulawesi Utara geram bahkan meminta Kapolri untuk melihat kasus tersebut agar segera ditangani serius.
"Saya meminta kasus perdagangan anak khususnya menimpa anak saya dapat di tangani se adil - adilnya dan saya meminta pihak Kapolri untuk melihat kasus tersebut yang ditangani Polres Halmahera Utara," ujar Livia.
Menurut orang tua korban, anaknya merupakan salah satu korban perdagangan anak di salah satu cafe di Halmahera.
"Jangan anggap kami orang susah terus memanfaatkan keadaan, apalagi menyangkut anak kami. Untuk selaku orang tua keberatan dan meminta kasus yang menimpa anak kami diseriusi. Siapa pun dalang dibalik semua itu harus diungkap dengan benar dan se adil - adilnya," ujar orang tua korban.(MRT)




