Sulawesi Utara

Kejurda Motocross/Grasstrack di Minahasa penuh sensasi

Tanggal: . Kategori Sulawesi Utara

RSR Minahasa - Hari kedua sejak dibukanya Kejuaraan Daerah (Kejurda) open tournamen Motocross/Grasstrack yang berlangsung sejak Jumat (1/8) hingga Minggu (3/8) di Desa Tempang II Kawangkoan Minahasa berlangsung seru dan penuh sensasi.

Sejumlah tim bahkan pembalap hadir bahkan menunjukkan kepiawaiannya dalam menaklukkan sirkuit yang terbilang memiliki rintangan keras.

Bukan hanya itu saja, sensasi yang muncul dalam lomba tersebut saat pembalap muda gokart merupakan pembalap Nasional, Brandon Eman membuktikan jati dirinya turun dalam arena motocross/grasstrack di Tempang II.

Aksi Brandon Eman ini pun tak ayal membuat penonton terkesima bahkan was-was. Mengapa demikian, menurut sejumlah kalangan, hal yang dilakoninya sangat berbahaya karena bertolak belakang dengan kegiatan sering digelutinya.

Namun demikian, aksi yang diperlihatkan Brandon Eman cukup memukau para penonton yang hadir.

Dua hari pelaksanaan lomba motocross/grasstrack, memberikan nuansa menarik dengan saling bersaing antara pembalap.

Untuk kelas junior, nama Fernando Tulandi THL Racing Team Mitra masih tangguh dan mendapat perlawanan sengit dari pembalap junior lainnya.

Sementara dikelas senior, nama Breivel Wales (Apostolos Rilkan BRS RT) sementara memimpin poin dari pembalap lainnya seperti Reval Sumolang, Rio Salontahe, Nigel Palandeng bahkan Karvi Senduk dalam memperebutkan poin untuk tampil sebagai juara umum.

Ketua Pengprov IMI Sulut Ronny Eman yang hadir langsung dalam kegiatan itu bangga dengan animo pembalap.

"Ini merupakan hal positif karena pembalap GTX terus mendapat rangsangan dengan banyaknya kegiatan yang dipersiapkan panitia penyelenggara," kata Eman.

Dia berharap, para pembalap ini dapat membuktikan diri untuk terjun ke taraf lebih tinggi.

Sementara Bombi Pinontoan salah satu tim penilai atau pemimpin lomba dalam kejuaaraan itu mengakui pembalap yang hadir sangat potensial meski ada beberapa pembalap harus didiskualifikasi karena melanggar aturan perlombaan.

"Dari sinilah kami harus mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang ada, sehingga memberikan pembelajaran positif bagi pembalap untuk nantinya dapat berperilaku baik untuk kedepannya," kata Pinontoan.

Penentuan siapa yang akan menjadi pemenang dalam lomba itu kata Pinontoan, akan ditentukan dalam arena yang nantinya berakhir Minggu (3/8) besok.

So, Bravo Otomotif Sulut!!!

Share