Pebalap Offroad Minut 13 Tahun Pukau Penonton
RSR Minut - Kegiatan bertajuk "Exebisi/Friendly Match Baku Rebe Tanah 2018" atau offroad dalam rangka HUT Ke-72 Bhayangkara bekerja sama dengan GORELLA 8463 JO 4×4 Minut dan TLCI Sulut berlangsung di Sirkuit Agape Griya Jalan Worang By Pass Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Minahasa Utara pada 27, 28, dan 29 Juli 2018 penuh sensasi.
Di hari kedua berlangsungnya kegiatan, pebalap drag offroad yang terbilang masih belia di ajang itu bernama Gabriel Ngangi umur 13 tahun, berhasil memukau penonton lewat aksi balapnya. Tak ayal beberapa pebalap senior mampu di drahului berdasarkan catatan waktu lomba.
"Ini kali pertama ikut lomba di ajang drag offroad. Latihan pun hanya dilakukan saat pembukaan 27 Juli. Bahkan orang tua mendukung balapan ini," ujar Gabriel buah hati dari ayah Maykel Ngangi dan ibu Diane Pangaila ini.
Gabriel yang berstatus siswa di SMP ternama di Manado itu mengaku awal mengendarai kendaraan sejak TK dan mahir sudah sejak SD.
"Yang pasti mengendarai kendaraan pada tempatnya, apalagi ini ajang balapan dan se izin orang tua," ujar Gabriel.
Ketua Panitia Lomba Albert Assa terkait pebalap masih dibawah umur itu mengaku tidak melarang keikutsertaan pebalap muda selagi ada izin dari orang tua.
"Yang pasti kita bikin surat pernyataan, dan ini sangat baik bagi pengembangan anak itu sendiri apalagi ajang yang diikuti sangat tepat berada di sirkuit. Daripada ugal-ugalan di jalan, lebih baik kita salurkan disini dengan harapan pebalap Minahasa Utara dapat membawa harum nama daerah dengan intensitaz kegiatan seperti ini," ujar Ketua Panitia Albert Assa.
Kegiatan itu pun dimulai 27 Juli 2018 yang dibuka secara langsung oleh Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael didampingi Noldy Luntungan selaku owner Agape Griya dan Penasehat International Offroad (IOF) Minut, Kordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Minut dan Penasehat IOF Minut William Luntungan serta Ketua TLCI Sulut Toni Kandou.(Melky)
